Translate

Jumat, 21 Oktober 2016

Di Balik Kaca Spion

Setelah sekian lama tak jumpa, melewati ribuan menit merindukanmu. mengekspresikan rindu dengan amarah dan acuh. acuhku adalah rinduku.

tiba saat pertemuan ini, sepanjang jalan hanya mampu memandangmu dari balik spion. matamu yang berkonsentrasi dengan jalanan yang sesekali melirikku dengan ekor matamu. ternyata kau masih seperti dulu, seperti 6 tahun yang lalu. matamu gambarkan karaktermu yang keras namun lembut. kekakuanmu menutupi kelembutanmu. ah.. maafkan aku yang masih ingin berkelana. jangan lelah menunggu, aku masih bisa menampung kesalmu. seperti detik ini, kau kesal padaku,dan aku mengacuhkanmu. mungkin ini caraku merindukanmu. kesalmu adalah rindumu. acuhku adalah rinduku.

pesan untuk kau yang ada di balik spion, terima kasih telah sabar menunggu hingga detik ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar