Translate

Jumat, 23 Maret 2018

Resep Seblak Sayuran



Pasti udah pada tau kan yang namanya seblak??!  Makanan yang lagi hits sekarang ini. Biasanya isinya mie, bakso, ayam, udang sosis.  Tapi kali ini ada resep khusus buat para vegetarian.. Seblak sayuran!! :) 

Resep dan bahannya mudah banget ditemui. Check this Out guys!

Bahan-bahan: 
  1. 1 bungkus mie instan
  2. 1 buah wortel ukuran sedang (iris setengah lingkaran) 
  3. 1 kelopak kecil brokoli(potong-potong) 
  4. 1 buah tomat ukuran kecil (iris) 
  5. 2 siung bawang merah (iris) 
  6. 2 siung bawang putih (iris) 
  7.  1 sdt lada bubuk
  8. 5 buah cabe rawit ijo(iris) 
  9. 2 sdm minyak goreng
  10. 300 ml air 
Cara memasak:
  1. Rebus mie instan ke dalam air mendidih selama 3 menit.  Sisihkan
  2. Panaskan minyak dalam wajah masukkan irisan  bumbu.  Tunggu hingga harum
  3. Masukkan brokoli dan wortel yang telah dipotong 
  4. Tambahkan air dan bumbu mie instan serta tabung lada.  Tutup wajah agar sayur cepat matang
  5. Setelah 1 menit.  Masukkan mie yang telah direbus. Aduk hingga rata. 
  6. Seblak sayuran siap dihidangkan. 

Simpel kan resepnya? Silahkan dicoba ya gengs..  Variasi seblak yaang sehat dan ramah dikantong dan hemat waktu..
Kalo mau tutorial lengkapnya cek di youtube ya gengs https://youtu.be/6xP8NOsOHt0

Selamat mencoba!! 

Resep telur gulung


Telur adalah bahan makanan yang mudah sekali di dapat.  Agar tidak merasa bosan mengkonsumsinya kita dapat berkreasi dengan menu telur gulung. Resep mudah dan bahan cukup simpel.

Bahan :
1. 4 butir telur ayam
2. Sedikit garam
3. 2 sdm Minyak goreng

Cara membuat:
1. Pisahkan putih telur dan kuning telur di wadah yang berbeda
2. Tabungan sedikit garam pada tiap wadah dan kocok masing-masing agar tercampur
3. Penasaran telfon dan beri setengah sdm minyak goreng.  Ratakan
4. Masukkan kuning telur rasakan ke seluruh permukaan telfon.  Tunggu setengah matang dan mulai gulung dan sisihkan di pinggir teflon
5.tuangkan sedikit putih telur, ratakan hingga pinggir.  Kemudian gulung bersama kuning telur.
6. Ulangi langkah ke lima hingga putih telur habis.
Tips: setiap menuangkan adonan baru, tambahkan sedikit minyak agar telur tidak lengket.

Selamat mencoba..!!

Jumat, 21 Oktober 2016

Di Balik Kaca Spion

Setelah sekian lama tak jumpa, melewati ribuan menit merindukanmu. mengekspresikan rindu dengan amarah dan acuh. acuhku adalah rinduku.

tiba saat pertemuan ini, sepanjang jalan hanya mampu memandangmu dari balik spion. matamu yang berkonsentrasi dengan jalanan yang sesekali melirikku dengan ekor matamu. ternyata kau masih seperti dulu, seperti 6 tahun yang lalu. matamu gambarkan karaktermu yang keras namun lembut. kekakuanmu menutupi kelembutanmu. ah.. maafkan aku yang masih ingin berkelana. jangan lelah menunggu, aku masih bisa menampung kesalmu. seperti detik ini, kau kesal padaku,dan aku mengacuhkanmu. mungkin ini caraku merindukanmu. kesalmu adalah rindumu. acuhku adalah rinduku.

pesan untuk kau yang ada di balik spion, terima kasih telah sabar menunggu hingga detik ini.

Kamis, 04 September 2014

Greenies Banana kukus


Bahan: 


  1.     2 butir telur
  2.          5 sdm gula (sesuai selera)
  3.     1 buah pisang ambon potong 0,5 cm
  4.          7 sdm terigu protein rendah
  5.     1 sdt ovalet
  6.     3 sdm minyak goreng
  7.     Collata aple flavour 1 bar/pewarna hijau rasa pandan

Cara membuat:

  1. Kocok telur dan gula dengan kecepatan sedang hingga mengembang
  2.  Masukkan terigu dan ovalet
  3. Matikan Mixer kemudian Masukkan minyak goreng dan perisa pandan/collata yang sudah dicairkan ke dalam adonan, aduk menggunakan spatula kayu hingga tercampur rata
  4.  Letakkan potongan pisang di loyang 5x15 yang telah diolesi mentega
  5. Tuangkan adonan di atasnya
  6. Kukus selama 45 menit dengan api sedang
  7. Greenies kukus siap dihidangkan

Sabtu, 03 Mei 2014

hubungan: ibarat air ledeng dalam panci

setiap dari kita pasti berhubungan dengan orang lain. tak mungkin kita tak membutuhkan orang lain dalam hidup ini. sebelum melanjutkan cerita ini, harus kita samakan persepsi kita tentang hubungan. analogi ini tak hanya untuk hubungan sepasang kekasih, tapi juga hubungan persahabatan.

ibaratkan saja sebuah hubungan itu layaknya air ledeng dalam panci. air ledeng yang dingin itu, seperti saat kita belum mengenal satu sama lain. rasanya dingin, tak menarik untuk disentuh. setelah air itu diletakkan di atas kompor, lama-lama suhunya akan naik dan mulai hangat. kompor itu ibarat hal-hal yang membuat kita saling mengenal. bisa jadi kehangatan itu karena banyak hal yang sama. hobi, kesenangan, musik, sudut pandang, style dan lainnya.

satu hal yang harus kita ingat bahwa jika api kompor terlalu besar air akan mendidih. dan sesuatu yang panas itu tak akan baik. bahwa jika hal-hal yang menghangatkan itu tak sesuai proporsi maka akan terjadi keadaan yang tak enak. dan saat air itu mendidih secara terus menerus maka akan menguap dan habis. hubungan akan seperti itu jika kita tak bisa mengendalikan, sama seperti jika kita terlalu besar menyalakan api kompor.

maka, kita harus pandai mengatur api di kompor agar air dalam panci tetap hangat dan tetap nyaman bila disentuh. mengendalikan hal-hal yang kita lakukan, melakukan hal yang seharusnya dilakukan. menghindari hal yang dapat membuat sekitar kita menjadi panas. mungkin hal ini terlihat sulit. namun jika kita terus belajar untuk memahami, pasti akan memahami situasi dimana kita harus mematikan api sejenak agar air tidak mendidih dan menjadi uap.  

Selasa, 29 April 2014

Surat yang tak pernah terkirim

teruntuk Abang yang di sana

Halo Bang, gimana kabarmu di sana?
apakah aku pernah menjadi objek yang berlari-lari di otak dan hatimu Bang? ah, pertanyaan yang naif dan memalukan sekali ya Bang. Kenal saja baru sebentar dan itu hanya di dunia virtual. kalo boleh jujur ya bang, abang sempat membuatku terpana. sungguh teramat terpana bang. sampai-sampai aku berkali-kali memimpikanmu. sampai-sampai aku tak bisa fokus dengan segala aktivitasku. kau sungguh jahat bang, teganya mengalihkan duniaku. maaf telah egois, mungkin aku yang bersalah karena telah memberimu tempat sempit yang istimewa di ruang hatiku.
namun, akhirnya aku sadar bahwa perasaanku yang telah sesak ini harus kupaksa berhenti. sungguh sulit untuk menghentikannya jika abang tahu. pernah aku berfikir untuk menghabiskan waktuku kelak dengan abang. namun, sepertinya tak mungkin karena frekuensi dan sinyal kita sangat berbeda. sinyalmu tak pernah ke arahku dan frekuensimu beribu ribu Hertz di atasku. Aku tak mampu menyamai frekuensimu bang. jadi kuputuskan menghentikan khayalan tingkat tinggiku.
abang, tahukah kau bahwa aku selalu senang jika melihatmu tersenyum dan bahagia. aku selalu senang menjadi pendengarmu bang. itu sudah lebih dari cukup untukku. tapi, satu hal yang tak bisa membuatmu senang karena aku tak bisa membantumu tentang satu urusan itu bang. bukannya aku tak ingin abang dengannya, tapi abang berhak mendapatkan yang lebih dari itu. jangan silau dengan yang nampak bang, lihatlah lebih dalam. bukankah hati yang indah itu cerminan keindahan? semoga abang tak silau lagi. 
dan pada akhirnya, aku akan tetap menunggu cerita-cerita darimu bang dan akan selalu menjadi pendengarmu kapanpun kau inginkan hal itu. oh iya Bang, aku tak ingin menyapamu terlebih dahulu. karena mungkin aku aku akan menjadi pengganggumu saja. setiap kedatanganmu akan kusambut dengan hati lapang bang. selalu ada ruang untukmu. maaf jika ruang itu hanya sempit. tapi ruang itu selalu istimewa. dan untuk yang terakhir kali, aku minta maaf karena telah lancang berharap agar sinyal dan frekuensi kita sama. sekali lagi maafkan aku ya bang.

dengan tulus,

adik tanpa nama